jump to navigation

Sering Buat Blunder, Hati-Hati Sayap Kepak, Nasib Anda Bisa Seperti Susuki!!! July 9, 2012

Posted by keshamotor in Uncategorized.
trackback

Assalamualaikum

Melihat percaturan dan persaingan antar pabrikan motor saat ini, kita akui pabrikan sayap-sayap patah memang masih menguasai market share di Indonesia. bahkan mindset konsumen di indonesia sudah terbius dengan merek sayap-sayap patah ini. penjualan yang tiap tahun hampir selalu memecahkan rekor penjualan. suku cadang ada dimana-mana, iklan juga ada di mana-mana, namun dibalik kesuksesan itu belakangan ini Pabrikan Sayap ini sudah mulai sering membuat blunder yang jika di cermati,  blunder2 itu akan membuat pabrikan sayap bisa seperti Susuki. yang penjualannya biasa saja.

diantara blunder yang dibuat sangat vital, karena menayangkut kualitas produk bukan di pelayanan. tentu jika berkaitan dengan kualitas produk maka akan berdampak pada image pabrikan dimata konsumen. sering muncul di komen2 blog ane dan di berbagai forum. sebagian masyarakat kapok memakai produk sayap karena masalah kualitas.

diantara blunder – blunder yg dibuat diantaranya ialah :
1. Kualitas Body Motor, khususnya bebek tidak begitu baik. body suka bergetar saat kecepatan menengah dan tinggi serta tipis.

2. Kualitas cat yang sangat tidak bagus sekali. coba anda perhatikan motor-motor merek sayap usia belum satu tahun cat sudah mulai memudar, tidak mengkilap. apalagi yg sudah diatas 3 tahunan.

3.Kualitas spare part kurang awet. terbukti banyak kesaksian motor merek sayap lebih sering ganti gear set daripada motor lain. (sudah pernah dibahas di artikel ane)

4.Coaknya rangka motor new Megi pri atau NMP.

5.kegagalan design pada Metik Hunda Sepasi yang ground clearencenya rendah, sering mentok polisi tidur

6.Suara starter motor metik nya yg bletak duer, lebih berisik dari merek lain. (kecuali vartek 125)

7.Terbaru, ialah suara NGOROK pario 125 yang sampai saat ini blm ada klarifikasi resmi dri pabrikan sayap

8.Rante berisik bin kemrosak

well, ane bukan bermaksud black campaigne, cuma mengingat kan jika ada pihak sayap kepak baca artikel ane, agar ada perbaikan dari pihak terkait biar konsumen tidak dirugikan.

mohon maaf bila ada yang tersinggung, ini demi kebaikan bersama mas bero :D

About these ads

Comments»

1. nunk iman - July 9, 2012

pertamax.

keshamotor - July 9, 2012

ups

2. bangfuadz - July 9, 2012

sayap patah???

keshamotor - July 9, 2012

sma2 tau om :)

3. EISCELL - July 9, 2012

hehehe mosok sich.. itu khan menurut anda….. kualitas plastik dan cat sudah improve banyak tuh….. soal coak NMP… kagak ada tvh kejadian patah / crack… untk rantai berisik.. kebanyakan karena salah perawatan tuh masih mendinglah ketimbang komstir oblak.. aki soak dan segitiga patah.. bukan bc coz tdk sebut merk… untuk ngorok tidak ada gejala kerusakan mesin.. karena emang desainnya gt… ibarat anda melepas filterudara maka suara hisapan mesin akan terdengar..

Roy (Ducati Wannabe - Trellis Edition) - July 9, 2012

improve dimananya om? lha wong di komunitasnya sendiri pada ngemeng begitu

sampai ada trit kusus segala membahas motor jualan sayap mengepak itu…
rante berisik bawaan lahir bukan? tengki bocor? dan fitur blethak???

ah masa itu dilinag kurang perawatan…
dasar sales…
:mrgreen:

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

kekuatan promosi dan marketing itu saja yang membuat h*nda dipilih, baca buku Tung Desem Waringin tentang marketing revolution…

Tapi rasanya yang pake h*nda tidak akan pernah puas memakai h*nda, bisa dirata-rata pengguna h*nda selalu tertarik pada produk h*nda yang baru, apalagi kalo motor mereka rusak, maka mereka akan memilih h*nda. Bukan karena h*nda bagus, hanya saja mereka masih menganggap Yamaha seperti dulu dan Suzuki juga seperti dulu, padahal Yamaha motor terbaik dan Suzuki sudah jauh lebih irit dari h*nda, yang cerdas tidak akan mungkin memilih h*nda…

4. EISCELL - July 9, 2012

hihi blog ginian jg pake moderasi yah? msh tatut juga wakakaka

5. donny ahmad - July 9, 2012

alhamdulillah tidak terbukti di motor honda vario techno saya maupun honda tiger milik saya juga :D

Sarwono - July 9, 2012

Saya alhamdulillah tidak mengalami itu, buktinya penjualan selalu dominan. Sebaiknya fair aja, sesuai plintiran hadits motormu ya motormu dan motorku ya motorku. Yang adil aja bro…konsumen sekarang sudah pintar memilih produk.

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

tapi kalo sudah coba Yamaha, pasti tigernya mau dilempar saja ke laut deh :D

farel - August 6, 2012

Gak semua bro, saya udah coba dua-duanya. Keduanya punya plus minus masing-masing.

6. SNTBT - July 9, 2012

ah ini blog emang suka ngejelekin produk honda, liat aja artikel-artikel sebelumnya. sory no offence tapi cobalah bertindak netral sebagai seorang blogger

billy - July 9, 2012

setuju..biasalah blogger ehem.. :mrgreen:

7. Tyo94 - July 9, 2012

Oh

8. kenunk - July 9, 2012

HSX 125 ku dah 4 th, bodi mang getar tp msh batas wajar, cat msh kinclong kinyis2, gear set ganti ganti bru se x (mei 2012), tarikane msh nyuuzz!

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

tapi tarikannya kalah sama Vega R yang sudah 7 tahun… masih bagus Vega R dari Yamaha dong, cat masih mulus bahkan untuk yang tahun 2003, seperti F1ZR saja cat masih bagus… wah kurang pengalaman kalo memuji suprax 125..

kankkunk - July 22, 2012

kalo tarikan setuju menang vega R..karena memang karakternya..

9. kebogiras - July 9, 2012

sudah bisa di simpulkan bahwa lagu “TAHI KUCING RASA COKLAT” sudah berakar…..

10. Juancok - July 9, 2012

kata bos honda, klo mo motor sempurna jgn beli yg belasan juta lah, menggelikan bgt, yg puluhan donk, klo perlu moge sekalian, gitu aja kok repot, salam one crot..

11. Prabu Melaz - July 9, 2012

Benar adanya jika produk2 honda punya kelemahan2 tsb di atas.
Rantai cepat berisik, Terjadi pada tiger. Body cpt getar,terjadi pd hampir semua bebek.
Cat cepat kusam,terjadi pada revo series. Yaah…mungkin kata pepatah,tak ada gading yg tak retak.

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

produk murah memang cepat laku, Indonesia tidak terlalu melihat kualitas tetapi yang penting murah, ya begitu jadinya bro..

Makanya di ejek, Vega R murah tapi gak murahan, kalo h*nda udah murah dijamin rusak terus…

12. Agus Marciano Riyanto - July 9, 2012

Ahaa like this lah untuk perbaikan kwalitas ! Jozsssss

13. ipanase - July 9, 2012

horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

keshamotor - July 9, 2012

hore opo?

14. dhanicsetio - July 9, 2012

kang pario 125 ngorok itu sebagai pengganti sirine, jadi ra usah gae sirine pada minggir kabeh…xixixiixixixixiixi

15. gilabalap - July 9, 2012

yamaha baru ok…… honda bacrit…..

16. enje - July 9, 2012

Artikel ini kalau dipandang positif berarti masukan dan peringatan buat si empunya logo sayap. dan ini berarti si empunya artikel sayang pada si sayap. Tapi kalau dipandang negatif berarti backcampaign terhadap merk sayap.

Kebetulan dalam 10 tahun terakhir saya pernah memiliki 10 tipe motor dari 4 pabrikan Jepang: 4 H, 4 S, 1 Y dan 1 K. Enam diantaranya saya beli baru. Saat ini di rumah ada Vario tekno 110 dan Hayate. Menurut saya pabrikan H paling jago bikin penampilan motor tampil apik dan mewah. Pabrikan Y lebih pandai bikin model yang trendi. Pabrikan S paling oke urusan performa dan fungsional motor. Dan Produk dari K paling nyaman dikendarai.

Kalau lihat faktanya nggak ada produk yang sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Semua pabrikan punya produk yang bagus tapi gak laku di pasaran (biasa disebut produk gagal). Contohnya? pikir-pikir aja sendiri. Ibaratnya ada gadis cantik lahir batin tapi jadi perawan tua.

Rasanya gak fair kalau gara-gara tipe ini punya kekurangan begini, produk itu punya kelemahan begitu lantas dicap bahwa pabrikannya jelek dan harus modiar. Sebab, menurut pengalaman saya kondisi motor itu berubah-ubah dan tidak stabil. Hari ini bawaannya enak, tapi besoknya tiba-tiba brebet. padahal gak diapa-apain tu motor. Kadang pagi brebet, tiba-tiba sorenya ngacir. Itu saya rasakan pada semua motor yang pernah saya miliki, baik yang lama maupun yang baru.

Saya sangat setuju kalau kita membahas kekurangan tertentu dengan semangat mencari solusi, bukan mencaci-maki. Peace…

keshamotor - July 9, 2012

setuju brotha:)

17. fiddi - July 9, 2012

Sejak jaman jabot ya begitu-begitu terus BC-nya, tapi dibalik kelemahan ada kelebihan, faktanya motor2 honda semakin melejit meninggalkan kompetitornya. Rasah ajak-ajak orang lain kalau benci pada sesuatu.

keshamotor - July 9, 2012

betul mas bero :D

18. Devilz - July 9, 2012

KeshaMotor is the extraordinary dan Unpredictable Motorcycle News

Berhentilah BC bang,
Emang dulu Suzuki blundernya apa aja bang sampai sepi peminat sekarang??
Hehehehehehehehe….

Matio

keshamotor - July 9, 2012

Terimakasih brother sudah mengingatkan, bukan BC ko cuma saran2 buat syap kepak.
nb: blunder Susuki adalah after salesnya yg blm baik :)

19. zune - July 10, 2012

ane dari dulu pake pabrikan sayap, pass kecewa mulai honda blade ane oleng ma mesing nglotrok kaya piston macet .. udd di service dari awal pe ke 4 tetep aja…, kedua HSX125 mesin ngelotrok dan garpu depan bunyi pas kena jalan lubang kecil mirip beat generasi awal, ketiga vartec awal gas ngegeter pas pertama maju antara 0 – 10kmj udd claim sampe bosen udd diganti komponen tetep aja gitu.. saya sekarang pake garpu tala fine” aja

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

Ini persis pengalaman saya, tapi saya tidak fanatik h*nda begitu, jadi dulu punya satu suprax, sakit mulu, dan merepotkan akhirnya jual dan beli Yamaha, sekarang sudah punya 3 Yamaha semuanya mengagumkan…

20. MSD - July 10, 2012

Ada yang kurang mas bro… Honda megi pret yang lama (sebelum model monoshock) pasti posisi shock breaker belakang miring ke kiri kalo dilihat dari belakang….

21. galah pengering - July 10, 2012
keshamotor - July 10, 2012

mantabs jemurannya :D

22. galah pengering - July 10, 2012
23. Zek - July 10, 2012

kualitas body honda semua juga sudah tau… tapi tetap laku…:D

Pokroku Sukses Makmur - July 11, 2012

baca buku Tung Desem Waringin, produk laku bukan berarti bagus memang, tapi h*nda pintar membuat penjualan sebagai patokan motor bagus untuk membodohi masyarakat, coba pada baca tuh buku pasti pilih merk lain yang berkualitas kayak Yamaha atau suzuki…

24. anton nugroho - July 12, 2012

alergi sama honda sejak pake kharisma tahun 2003. cat cepat kusam, body getas, mudah patah. makanya gak percaya sampe sekarang sama kualitas honda. tralis? jangan berharap deh.

25. giant - July 13, 2012

selama mulai bisa beli motor sampai skrg sdh tak terhitung brp kali ganti motor, cuma merk suzuki aja yg belum pernah. Dari pengalaman memakai berbagai merek mmg betul ada plus minusnya, gak ada yg sempurna. Sekarang saya sdg pakai honda, meliat new jupiter zi ingin coba lagi apakah msh rasa berat ky versi sebelumnya..

26. armor - July 13, 2012

pendapat tung desem waringin emang betul,

produk yg plg laku belum tentu adlh produk yg plg baik,

contohnya obat gigi,
org indonesia kenalnya pepsodent, tp kenyataannya byk produk lain yg lbh baik tp krg laku,

yg terjadi diindonesia adlh mindset, khususnya mslh motor,
menurut saya ada bbrp produk yg kualitasnya sangat baik tp krg laku krn kurang promosi,

jd saya mengajak calon konsumen utk lebih cerdas dalam memilih.

revolution - November 5, 2012

sama hal blackberry di Indonesia masih laris… walau di negara lain dah anjlok… berarti mang bangsa ini mengikuti dah tersetting begitu

27. Ovi Odang - July 18, 2012

yang sering aku denger dari temen itu katanya motor cashing artinya apa tuh ?

28. initialD - August 30, 2012

hmm , shogun series body motor juga geter loh temen ane ngeluh cat juga sama gmpang pudar , mio juga ,, _–smash gear susah pindah ,, mesin skywave temen ane ngorok juga loh kenceng suaranya ,, suara mesin fu kasarr rante juga sering bunyi juga ,, semoga didengar suzuki :D

29. mikir@gmail.com - October 2, 2012

Itu kan AHM=Astra dan bukan HONDA langsung :-)
coba liat Honda thailand
CBR150 karbu kan awal2nya dari sana…

30. Pikachu - December 29, 2012

Dengan tidak bermaksud black campaign…tapi sebagai masukan saja….saya menuliskan sedikit pengalaman saya dan opini…

Mungkin benar adanya bahwa h**da (dan yang lainnya juga tentunya) perlu memperbaiki kualitas produknya nya…dalam beberapa hal…(tidak seluruhnya)

Saya tidak suka menjelek2an suatu produk atau brand tertentu….karena saya cenderung memilih kualitas dan kebutuhan dalam memilih suatu produk…termasuk motor. Saya bukan brand minded….mana cocok saya pinang :)

Jujur saja sayapun saat ini sedang dalam proses mencari motor baru…pengganti vega-r 2005 saya. Alasannya sederhana…hanya nafsu belaka ingin motor baru :)

Cukup lama saya melakukan riset hampir 1 bulanan lah….baik lewat media internet maupun bertanya2….

Kembali ke soal kualitas….ini pengalaman saya bbrapa hari yg lalu…
Kebetulan saya sdg berkunjung ke jkt untuk suatu urusan….hari itu jakarta dihadang banjir dimana2…macet dimana2… Taxi pun menyerah tidak mau mengangkut penumpang…wal hasil saya pun memilih angkutan paling cepat dalam kota….ojek…

Kebtulan kendaraan yg saya naiki adalah Supra-x. Saat berada di boncengan terasa sekali motor ini tidak enak…terlihat kusam warnanya…plastik dasboard retak2 seperti habis dijemur habis2am….dan terlihat sedikit indikasi karat di bbrp bagian di bawah…. Saya pun bertanya kepada tukang ojek… ‘Pak ini motor tahun berapa?’… Bpk ojek pun menjawab.. ‘tahun 2008 mas’…

Saya kaget…sambil berujar…’masa sih pak 2008 udah bgini rasanya….vega R saya aja 2005 masih ganteng warnanya…mesin nya juga masih kenceng klo selap selip dalem kota’….

PS: bukan bermaksud menyatakan bahwa produk ini standarnya ojek…sama sekali bukan. Kelas premium pabrikan lain pun banyak yg dijadikan ojek ko…

Intinya entah kenapa…pengalaman saya dengan produk h**da yg sudah berumur 3-4 tahun…selalu terasa tidak enak saat dinaiki…
Padahal dulu H**da punya Astrea Grand yang mesinnya super bandel…. teman kantor saya saja masih pakai motor itu sampai hari ini…motor kelahiran 1997…body klo kaluar dr tukang cuci…masih mengkilat. Tapi mengapa produk2 jaman sekarang (tidak hanya h**da saja) lebih gampang bobrok dan kusam?

Apakah ini strategi berdagang dimana diharapkan konsumen dalam rentang waktu 3-4 tahun (setidaknya sampai cicilan selesai) langsung membeli motor baru lagi?

Tetapi mungkin ada faktor lain…yaitu perawatan…yg juga memegang faktor kunci….

Pengalaman lain saat meminjam vartech 125 Helm-in FI 2012 teman saya di Bali… Saya sempat ngobrol2 sambil menikmati ice capucino di malam hari di pantai seminyak…(hehe) bahwa sejak pertama dia beli…setiap bulan ganti busi… Dan saat saya naiki…memang terasa tidak lancar di putaran bawah….seperti bensin tersendat. Gas diputer tetapi mesin tidak lari…stlh bbrp detik baru meloncat (akselerasi). Mungkin itu faktor busi yg bermasalah tadi….. Kalu soal ngorok saya tidak perhatiin…karena pasti masih kalah gahar ngoroknya sama ngoroknya saya klo sedang tidur…wkwkwkwk….

Saya sedang mencari motor yang punya bagasi luas (tidak harus helm-in..yg penting cukup saja, karena vega-R 2005 tidak punya bagasi cukup untuk sekedar menyimpan jas hujan. Dan sampai detik ini saya masih belum menemukan pilihan saya….

Sempat kepincut oleh Soul GT…tetapi cukup bnyk keluhan juga (wlopun saya blom pernah bertemu dgn org yg pernah pakai atau mencoba nya sendiri)..ini masih dalam proses riset.

Hampir menjatuhkan pilihan ke Hayate atau Skydrive 125 (reviewnya bagus…blom denger keluhan)…tetapi tanya2 ternyata S**uki aftersales nya agak kurang mumpuni (tidak seperti PT sayap2 patah dan garpu tala). Plus, sepertinya aga sulit mencari bengkel s**uki di kota saya. Bahkan dealer yg saya kunjungi pun di sampingnya tidak punya bengkel…. *aneh bin ajaib….

Sebnarnya sudah lama ingin meminang Kawasaki ZX-130…sudah pernah coba punya adik saya….dan saya lgsg jatuh cinta…ini motor yg cocok dengan saya sebenarnya…super nyaman. Tetapi terhambat oleh harganya yg skrg melambung….padahal teknologi lama. Harga nya sedikit lebih mahal dari Jupi Z F1.

Kesimpulannya…saya masih bingung mau pilih motor apa….

So…secara general memang sebaiknya selain faktor aftersales….kualitas pun harus tetap dijaga…bagi brand apapun…

Salam

31. jundi - December 30, 2012

fanatik honda mulai belain ..
ente pada ngga nyadar apa … ?? yg dibicarakan di blog ini memang benar sesuai dngn fakta di lapangan .
kalo menrut gw jauh lebih bagus suzuki soal keawetan sparepart, mesin awet , irit , tangguh & kenceng .
bayangkan smash titan standart tembus 130kpj

32. komandz - June 24, 2013

Ada benarnya juga sih, dulu waktu abg milih yamahja+suzuki,skrg karena sdh berumur milih honda karena pertimbangan utama harga jual kembali tinggi,tp banyak kecewanya sih,sabar deh

33. Not Honda Again - June 24, 2013

Saya pemakai Supra X 100 tahun 2004. Selalu service di AHAS. Plastik body di titik baut retak-retak dan patah sebelum 4 tahun, begitu juga Karisma teman saya yang seumur. Entah montir yang muterin baut terlalu kenceng atau memang kulaitas plastiknya yang hasil daur ulang. Seterusnya diikuti batok kepala yang terus minta diganjal dengan doble tape agar tidak goyah / getar. Lama-lama karena doble tape sudah gak mempan, dan malah dudukan baut-bautnya pada patah sehingga baut ga bisa nempel, akhirnya pakai tali ripet pelastik dengan ngebolongin plastik batoknya dahulu. Jadi kalo ngomongin plastik dan presisinya, testimony saya benar begitu Honda. Tapi soal mesin karena gaya nyetir saya gak seruntulan ya awet sampai 8 tahun ga ngapa-apa. Saat musim matik, aku belikan istri Nex, dan saya Mio J. Saya udah memerdekakan diri dari masalah resale, toh gaya nyetir kami ga suka seruntulan, jadi apapun mereknya pasti awet. Tapi phobia deh beli Honda karena plastiknya itu dan kebohongan iritnya yang pakai tanda bintang (seharusnya ini jadi blunder nomor 1 !), seperti yang diceritakan sepupu saya yang punya Beat FI dan membandingkannya dengan Mio J saya yang juga FI. Ya . . . tidak lebih irit, tapi tanda bintangnya nipu banget.

34. Ramses - February 6, 2014

Ya ampun barang jepun kalian pusingin
Ya jelas ketinggalan jauh teknologinya sama barang eropa, Amerika.

Pake moge eropa atau amerika kalo mau tdk ada keluhan
Memang mahal ya tapi pasti ga perlu ngeluh gini gitu.

35. Ms Dhukha - March 27, 2014

Tapi sampai saat ini tetep aja penjualan OONda yang tertinggi karena konsumen disini lebih memilih merk daripada kualitas…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers

%d bloggers like this: